Sunday, December 25, 2005

Jembatan

Sajak Octavio Paz


Antara saat ini dan kini,
antara inilah aku dan itulah engkau,
ada jembatan kata.

Ketika kau seberangi ia
engkau menuju diri sendiri:
dan dunia terhubungkan
lalu menyatu bagai utas cincin.

Dari tebing ke seberangan,
ada senantiasa
tubuh mengulurkan:
selekuk bianglala.

Aku akan tidur di lindung lengkungnya.